Google dituntut karena Google telah ‘mencuri’ nama trademark ‘Android’ secara tidak sah. Google bersama 47 corporate internasional lainnya telah dituntut oleh pengadilan distrk US atas tuduhan pelanggaran trademark dari penggunaan kata ‘Android’. Sementara bagi Google, Android merupakan nama dari open source, berasal dari system operasi berbasis Linux untuk ponsel dan mobile device, yang pertama kali diperkenalkan di


bulan November 2007.

Sementara Erich Specht, seorang developer software dan aplikasi Internet, juga penyedia layanan, yang bermarkas di Illnois, mengungkapkan bahwa Android merupakan nama dari perusahaannya, Android Dara, dimana ia telah mengasuransikan trademark Android di bulan Oktober 2002 oleh US Patent dan Trademark Office (USPTO). Google kemudian mengaplikasikan trademark Android di Oktober 2007, namun akhirnya Android Google tersebut ditolak USPTO di bulan Februari 2008.

Alasan USPTO atas penolakan tersebut sangat beralasan, karena sejak Google dan Specht bekerja sama dalam pengembangan software dan layanan yang berkaitan, konsumen sepertinya lebih suka mengaitkan Android dengan satu source aslinya, yakni system open source. Sedangkan Google mengklaim bahwa trademark Android tidak pernah digunakan oleh perusahaan Android Data selama lebih dari tiga tahun. Namun, bagaimanapun menurut USPTO, keputusan penolakan klaim Google sudah final.

Namun, Google juga tidak berhenti hingga di situ, hingga Google mencoba naik banding lagi di bulan November lalu, dan meminta kasus ini ditunda hingga adanya klarifikasi yang jelas, dan USPTO pun memberikan penundaan. Selain itu, pihak Specht telah mengajukan tuntutan ganti rugi hingga $2 juta bagi perusahaan mana saja, termasuk Google untuk setiap penggunaan term Android. Specht juga bertindak tegas dan akan memiliki trademark Android untuk dirinya. Sementara itu, Specht juga mengajukan tuntutan yang sama kepada Open Handset Alliance, China Mobile, Sprint Nextel, T-Mobile, Vodafone, ARM, Broadcom, Intel, Nvidia, Texas Instruments, Motorola, Samsung, Toshiba, Wind River, dan sebagainya.(h_n)

[[ MORE...]]





Dua lembaga riset yakni IDC dan Strategy Analytics mengungkap studi terbaru tentang pasar ponsel yang kian hari kian tak menggembirakan.

Hasil studi itu mengatakan, penjualan handset yang mengalami penurunan pada tiga bulan pertama tahun ini.


Bahkan, penurunan penjualan ponsel yang terjadi di kuartal pertama itu dikatakan sebagai penurunan yang paling drastis dalam sejarah. Strategy Analytics menunjuk angka 13 persen dari tahun sebelumnya, sementara IDC mencatat penurunan pada angka 15,8 persen.

Secara keseluruhan, para penjual ponsel, hanya mampu mengapalkan antara 245 - 282 juta unit ponsel di kuartal tersebut. Bandingkan misalnya di kuartal dengan yang sama tahun lalu yang mencapai 282 - 292 juta unit.

Lagi-lagi krisis ekonomi global yang ditunjuk sebagai biang keladi. "Penurunan ini khususnya disebabkan oleh lemahnya permintaan dari pembeli, mata uang yang fluktuatif, serta semakin berkurangnya kredit pembelian," tulis hasil studi itu, seperti dikutip oleh BusinessWeek.

Satu-satunya yang menggembirakan adalah penjualan ponsel pintar (smartphone). Secara keseluruhan penjualan ponsel pintar malahan tumbuh sekitar 4 persen dibandingkan kuartal sama setahun lalu. Apple iPhone punya andil besar dalam mendongkrak penjualan ponsel pintar.

Sementara Nokia dan Motorola justru mengurangi produksi akibat mengalami penurunan penjualan. Penjualan Nokia menurun 19,3 persen dengan 93,2 juta penjualan di kuartal ini.

Pangsa pasarnya juga turun dari 40 persen menjadi 38 persen. Ini tak lepas dari kerasnya persaingan di kelas ponsel pintar oleh Apple dan BlackBerry. Kedua ponsel pintar ini menyebabkan penurunan hingga 22 juta unit ponsel Nokia.

Namun, kondisi Nokia masih jauh lebih lumayan daripada Motorola dan Sony Ericsson. Motorola mengalami 46,4 persen penurunan penjualan, sementara Sony Ericsson juga anjlok hingga 35 persen.

Kini, pangsa pasar Motorola, yang merupakan vendor ponsel pertama di dunia itu, hanya tinggal 6 persen. Sementara vendor ponsel asal Korea Samsung dan LG hanya mengalami penurunan yang lebih sedikit.

Penjualan Samsung cuma turun 1 persen. Namun pangsa pasarnya justru naik tiga poin menjadi 18,8 persen. Adapun penjualan LG yang turun 7,4 persen, pangsa pasarnya naik satu persen.

[[ MORE...]]





Jakarta - Sepertinya semua hal yang berbau Apple menarik untuk disimak, termasuk pelelangan berikut. Di Amerika, sebuah sablon bergambar logo Apple dilelang. Tak tanggung-tanggung, sablonan tersebut dilelang mulai Rp 200 juta. Wow!


Pencetus ide dan seniman di balik karya inilah yang membuat sablonan tersebut bernilai istimewa. Seorang seniman serta pencetus gerakan Pop-Art yang sangat terkenal, Andi Warhol menorehkan karyanya di atas kain sutera dengan gambar logo Apple di atasnya. Sebuah logo yang sangat terkenal itu diwujudkan melalui proses serigraph atau lebih dikenal dengan sablon.

Gambar Apple tersebut dibalut dengan beberapa warna cerah dan dilengkapi dengan tulisan Macintosh di bawahnya. Kini sebuah galeri bernama O'Gallerie di Portland, Oregon, salah satu negara bagian di Amerika, membuka kesempatan bagi mereka yang ingin memiliki karya langka itu.

Para fans Apple dan pecinta seni bisa memilikinya lewat sebuah lelang yang digelar. Mereka yang ngebet ingin membawanya pulang harus memiliki modal US$ 20.000-30.000 (Rp 200 juta ke atas) dan mengikuti lelang yang diadakan 6 Mei nanti, baik hadir langsung maupun telepon.

Dikutip detikINET dari Tuaw, Minggu (3/5/2009), pencetus ide sablon ini adalah COO pertama perusahaan Apple, bernama Del Yocam. Yocam mengepalai divisi II Apple selama tahun 1980-an dan kini ia bekerja di Board of Directors Adobe System.

Tertarik ikut lelang?

[[ MORE...]]





Bandung - Tidak sedikit masyarakat komplain terhadap koneksi Speedy yang tidak stabil. Tapi menurut Telkom, biang kerok masalah ini adalah perilaku masyarakat sendiri. Perilaku apa?


Hal ini dituturkan oleh Executive General Manager Telkom Divre III, Walden R Bakara saat berbincang dengan detikINET usai acara Smart Generation Party di Kampus politeknik Telkom, Jalan Telekomunikasi, Sabtu (2/5/2009) malam.

"Kalau mau belanja ya mending di Pasar Baru yang dekat saja. Ngapain harus ke luar segala," kata Walden mengibaratkan perilaku masyarakat Indonesia yang gemar konten luar dari pada konten lokal.

Menurutnya, saat ini masyarakat hanya sebatas mengetahui tentang internet. Padahal dengan adanya internet dapat mengangkat kesejahteraan masyarakat jika mereka mampu memanfaatkannya.

"Masyarakat kita masih sekadar mengetahui. Padahal tahapannya adalah mengetahui, menikmati dan memanfaatkan. Kalau sudah sampai menanfaatkan saya yakin kita bisa menjadi bangsa yang besar," paparnya.

Tak heran dengan visinya membuat Jabar Banten menjadi buminya Speedy, Walden pun merangkul beberapa konten lokal untuk mengembangkan bersama-sama konten lokal.

( afz / faw )

[[ MORE...]]




Puluhan peti cantik dari kayu dengan lukisan berwarna-warni ditemukan dalam kuburan kuno di Mesir. Peti-peti tersebut berisi mumi yang diperkirakan berusia 4.000 tahun.

Sejauh ini sudah ada 53 buah peti yang ditemukan dari situs piramid Illahun yang berada di oasis Fayoum, sekitar 60 kilometer arah selatan Kairo itu. Kuburan kuno tersebut kemungkinan dibuat pada masa kekuasaan Raja Senusret II dari kerajaan keempat dinasti XII.



"Di dalam makam tersebut kami menemukan banyak benda-benda yang berkait dengan upacara pemakaman, ratusan gerabah tembikar dan guci, kendi batu, jimat, arca, dan patung kayu," ujar Abdel-Rahman El-Ayedi, Supervisor of Antiquities for Middle Egypt.

Setiap makam dibangun dengan bentuk arsitektur yang berbeda-beda. Ada yang hanya dibuat satu liang saja. Namun, ada pula yang dibangun dengan banyak kamar dalam satu makam.

Temuan-temuan tersebut memberi banyak informasi yang dapat membantu para arkeolog mengungkap tradisi penguburan dan model arsitektur makam saat itu.
[[ MORE...]]




Sebuah obyek misterius terekam nun jauh di luar angkasa. Para astronom menyebutnya sebagai gelembung primordial yang diberi nama Himiko, diambil dari nama ratu Kerajaan Jepang kuno yang juga sama misteriusnya.

Disebut demikian karena obyek raksasa tersebut terbentuk tak lama setelah alam semesta terbentuk yang diawali


dengan Ledakan Besar (Big Bang). Ukurannya sangat besar, berupa gas yang massanya 40 miliar kali massa matahari dan berdiameter setengah kali Galaksi Bima Sakti.

Usianya pun sangat tua sekitar 12,9 miliar tahun cahaya (tahun cahaya setara dengan 9,5 triliun kilometer). Struktur Himiko yang belum terungkap bisa memberi gambaran awal pembentukan galaksi saat alam semesta masih sangat muda dan baru berusia sekitar 800 juta tahun.

"Saya belum pernah mendengar obyek sejenis lainnya yang terbentuk pada jarak sejauh ini," ujar Masami Ouchi, peneliti dari Carnegie Institution, California, AS. Obyek tersebut mungkin mirip gelembung Lyman-Alpha yang terbentuk antara 2-3 miliar tahun.

Himiko terbentuk di akhir epos reionisasi yang berlangsung antara 200 juta dan satu miliar tahun sejak Big Bang. Saat itu, alam semesta baru saja lahir dan baru membentuk bintang-bintang dan galaksi.

Bentuknya yang seperti gelembung mungkin berupa gas terionisasi yang mengelilingi lubang hitam raksasa supermasif atau kumpulan gas dingin. Namun, bisa jadi Himiko merupakan hasil tabrakan dua galaksi muda yang menyatu, galaksi tunggal raksasa, atau lokasi pembentukan bintang yang sangat aktif.

Himiko pertama kali terekam menggunakan teleskop Subaru di Hawaii tahun 2007. Ouchi dan timnya kemudian melakukan pengamatan lebih seksama menggunakan instrumen spektrografi Keck/DEIMOS dan Magellan/IMACS. Dari pengamatan tersebut, terdeteksi kandungan hidrogen terionisasi, jarak, dan umur obyek misterius tersebut.

"Kami berencana melakukan pengamatan inframerah dengan teleskop ruang angkasa Hubble untuk memastikan, apakah ada ciri-ciri penggabungan obyek-obyek atau tidak," ujar Ouchi. Namun, hal tersebut baru dapat dilakukan seusai Hubble diperbaiki dalam misi penerbangan pesawat ulang alik Atlantis yang dijadwalkan bulan depan.

[[ MORE...]]




Bandung - Ingin buktikan bahwa bangsa Indonesia tidak kalah dengan bangsa lainnya, Pusat Penelitian Elektronika dan Telekomunikasi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PPET LIPI) dan PT Solusi 247 divisi Radar and Communications System (RCS) membuat radar maritim.


"Kita ingin gugah semangat bangsa Indonesia dan tunjukkan bahwa Indonesia bisa membuat radar," ujar Kepala Bidang Telekomunikasi LIPI-PPET Dr Mashury saat berbincang dengan detikINET usai Seminar Radar Nasional III 2009 di ruang Embassy, Hotel Savoy Homman, Jalan Asia Afrika, Kamis (30/4/2009) sore.

Sejak tahun 2006, PPET LIPI telah mengembangkan dua versi radar. Yakni radar pengawas pantai dan radar navigasi kapal. Dalam pengembangannya, radar maritim tersebut diberi nama sementara Indonesian Radar (Indra).

Untuk membedakannya, radar navigasi kapal yang dikembangkan oleh PT Solusi 247-RCS diberi nama Indra-1 dan radar pengawas pantai yang dikembangkan oleh PPET-LIPI diberi nama Indra-2.

"Kedua radar ini menggunakan teknologi frequency-modulated continous wave (FMCW) sehingga konsumsi daya dan ukuran radar jauh lebih kecil ketimbang radar-radar yang ada dipasaran," ujar pria berkacamata ini.

Pada 24 Oktober 2008, tambah Mashury, uji coba terhadap Indra-1 dilakukan di radar test site di Cilegon Timur.

"Indra-1 berhasil mendeteksi dan mengukur jarak sebuah kapal yang sedang berlayar dengan akurat. Kita bangga dengan hasil ini. Ini bukti kita bisa membuat radar yang dibangun dan berfungsi dengan baik," ungkapnya. Setelah lolos sejumlah tahapan tes, dalam kesempatan yang sama nama Indra-1 diganti menjadi Indonesia Sea Radar (Isra). Sedangkan Indra-2 saat ini masih dalam tahapan uji coba.

"Hari ini kita juga sekaligus meresmikan nama Isra untuk mengantikan nama Indra-1. Sedangkan nama Indra-2 nantinya akan menjadi Indera saat prototipe tersebut sudah diuji coba," terangnya.

Isra saat ini dilengkapi dengan fitur-fitur tambahan hasil kreasi anak bangsa. Fitur tersebut antara lain peta vektor, data sistem informasi maritim AIS (automatic identification system), data GPS dan data kompas yang terintegrasi dengan display. Ukuran kedua radar juga jauh lebih kecil.

Mashury juga menjelaskan bahwa dalam proses pengembangan radar tersebut, pihaknya bekerjasama dengan institut riset di bawah Delft University of Technology (TU Delft) Belanda yang bernama International Research Center for Telecomunications and Radar (IRCTR).

"Mereka memberikan desain dan bimbingan teknis. Sisanya kita yang mengerjakan," pungkasnya.
( afz / faw )

[[ MORE...]]




Jakarta - Di kalangan gamer, nama Elder Scrolls IV: Oblivion pasti sudah tak asing lagi. Rencananya, game bergenre RPG Adventure ini akan segera diangkat ke lembaran novel. Hmm... Bakal seperti apa ya?

Ketika bermain game PC ini ada ribuan buku yang bercerita mengenai sejarah masa lalu dunia Tamriel. Hal itu ternyata mengusik ketertarikan Del Rey untuk menerbitkan sebuah novel fiksi ilmiah.



Dikutip detikINET dari gamespot, Sabtu (2/5/2009), Del Rey dan Bethesda Softworks selaku pengembang game tersebut telah mengumumkan kerjasamanya. Tak tanggung-tanggung, duet ini tengah mempersiapkan dua buah novel Elder Scrolls sekaligus. Bahkan, salah satunya dijanjikan terbit sebentar lagi.

Karya pertama berjudul 'Infernal City'. Novel yang direncanakan akan dirilis pada musim gugur tahun itu ditulis oleh Greg Keyes, sang penulis novel best-selling 'Kingdoms of Thorn & Bone Fantasy Series'. Selain itu Keyes juga pernah menulis novel 'Star Wars: The News Jedi Order' yang disesuaikan dengan versi layar lebarnya.

Alur cerita Infernal City akan disetting pada masa sesudah Elder Scrolls IV. Saat itu, dunia Tamriel diancam oleh kekuatan jahat yang baru.

Novel tersebut dilakoni oleh dua tokoh protagonis, seorang gadis berusia 17 tahun dan yang seorang lagi adalah Putra Mahkota Kerajaan.

Penasaran, apakah novel ini akan semenarik versi gamenya? Ya kita tunggu saja.
[[ MORE...]]