Setelah Kindle 2, kini Amazon siap dengan hardware Kindle DX, dengan layar di bagian depan yang lebih besar dibandingkan Kindle 2. Kindle DX ini, seperti yang dikutip dari CNET, memiliki tebal hanya 0.38 inch, namun sedikit lebih tebal dibandingkan Kindle 2.


Selain itu, terdapat perbedaan mendasar dari Kindle DX ini, yakni memiliki display e-ink berukuran 9.7 inch, yang secara teknis menawarkan 2.5 kali display lebih jelas dibandingkan display Kindle 2 yang berukuran 6 inch. Layar ekstra lebar di Kindle DX, juga sekaligus menambah bobot device e-book reader tersebut hingga dua kali lipat Kindle 2 yakni 18.9 oz atau 0.5kg, dan harga lebih mahal yakni $489, bila dibandingkan Kindle 2 yang hanya $130.

Sementara e-book reader Kindle DX ini tampak besar dan berat, namun Amazon mengklaim, ketika Kindle DX dipegang, terasa pas di tangan, dan tentunya masuk ke tas. Amazon menambahkan, Kindle DX ini memiliki teknologi layar dan processor yang sama dengan Kindle 2. Namun, Kindle DX ini hadir dengan memory lebih banyak, yakni memory internal 4GB, bila dibandingkan dengan Kindle 2 yang hanya 2GB. Amazon mengklaim, Kindle DX ini juga bisa menyimpan 3,500 buku.

Baterai Kindle DX juga dapat diisi ulang tapi nonremovable. Jika baterai mati, maka user harus membawanya kembali ke Amazon untuk diganti dengan baterai yang baru dan membayar sejumlah biaya. Kindle DX ini telah support dengan PDF dan memiliki modus rotasi, bisa dibaca dalam bentuk portrait atau landscape. Selain itu, user juga dapat mengganti ukuran huruf, dan web browser yang handal, walaupun layar masih tidak berwarna dengan 16 warna abu-abu. Kindle DX ini menjadi model e-book reader touchscreen, sehingga user dapat menandai halaman dengan menulisnya langsung di layar.(h_n)