
Seperti yang diberitakan beberapa waktu lalu, Microsoft dan Verizon telah bekerja sama membuat project smartphone yang menurut rencana akan diluncurkan di awal tahun depan. Smartphone tersebut diberi kode Pink, yang akan berjalan dengan software Microsoft melalui third-party device. Namun, sepertinya project Pink ini akan mengalami kendala dalam jadwal peluncurannya ke pasar smartphone.
Smartphone Pink sendiri direncanakan akan berbasis Windows Mobile 7, yang akan siap di akhir tahun ini. Namun, penundaan pembuatan Windows Mobile 7 ini telah memaksa developer Pink untuk menggunakan teknologi Microsoft yang lain, yang ternyata memintai mplementasi yang lebih rumit. Sementara menurut Verizon, justru meonlak untuk berkomentar mengenai hal ini, dan pihak Microsoft menyatakan statement-nya di email.
“Strategi Microsoft tidak akan berubah, akan tetap pada rencana semula dengan menyediakan platform software terbaru untuk smartphone Pink. Kami mengadakan pendekatan dengan berbagai operator mobile dan pembuat device di seluruh dunia, karena customer mengingingkan pengalaman yang berbeda di setiap variasi ponsel.“ tulis Microsoft dalam emailnya.
Menurut ChannelWeb, penundaan peluncuran Pink ini menunjukkkan pengembangan Windows Mobile telah membebani kemampuan Microsoft untuk berkompetisi di pasar smartphone. Sedangkan menurut Gartnet, share market Windows Mobile akan lebih sedikit yakni sekitar 12.4 persen, dibandingkan dengan RIM 19.5 persen, dan Symbian dengan share 47.1 persen. Microsoft mengungkapkan bahwa pihaknya akan menciptakan Windows Mobile 7 yang akan digunakan di pasa smartphone tingkat tinggi, walaupun fiturnya belum dipublikasikan.(h_n)