Sebuah perang antar add-on yang populer di Firefox telah terjadi, sehingga memaksa Firefox untuk mengubah cara kerja ekstensi add-on ketika akan ditulis. Hal tersebut terjadi setelah salah satu penulis add-on mengakui bahwa ia telah mengubah kode and membuat kamuflase yang menyebabkan fitur add-on yang satunya tidak dapat berfungsi.


Sebuah permintaan maaf yang mendalam disampaikan oleh Giorgio Maone, Senin (04/5), yang telah mengakui bahwa ia telah menambahkan beberapa kode program yang bekerja di filter EasyList, yang digunakan di Adblock Plus. Kode tersebut berada dalam tempat yang tersembunyi sehingga tidak akan diketahui oleh admin yang bertugas memaintain filter Adblock, dan didesain untuk selalu menampilkan iklan komersial dari website Maone untuk ditampilkan di browser Firefox bagi user yang menggunakan ekstensi add-on Adblock tersebut.

“Saya melakukan ini untuk membalas dendam melawan EasyList dari ‘dalam’, dan saya bisa ‘menggenggam’ pengguna add-on saya dan komunitas Mozilla seluas-luasnya. Bahkan, lebih buruk lagi, tindakan hacker saya dapat membuat low level internal Adblock Plus beraksi ketika user memaksa menggunakan add-on filter EasyList.” ungkap Maone. Sementara update terbaru dari NoScript yang pernah disusupi Maone, telah ebrhasil menghapuskan semua kode ‘jahat’ Maone.

Tindakan hacker Maone tersebut berawal di hari Jumat (01/5), setelah menemukan orang yang memaintain EasyList telah memodifikasi filter tersebut sehingga filter EasyList menjadi terblokir, termasuk semua iklan yang ada di website Maone, walaupun semua bahasa pemrograman masih berjalan dengan baik. Maintainer EasyList, Ares2, juga telah memblokir NoScript dan FlashGot. Untuk itu, Maone kemudian menambah script di website-nya untuk mendeteksi bug Adblock Plus yang juga bekerja di filter EasyList. Lebih parah lagi, setelah dilakukan 30 kali update EasyList, filter EasyList semakin agresif hingga menyerang nama domain situs Maone.

NoScript sendiri merupakan add-on Firefox untuk mengontrol situs mana yang menjalankan JavaScript, Adobe Flash dan bahasa pemrograman lainnya yang dianggap berbahaya jika dijalankan di browser. Sedangkan Adblock Plus digunakan untuk mematikan iklan yang terbukti dapat merusak atau datang dari distributor yang menggunakan iklan berbasis JavaScript dan Flash yang tidak terpercaya.(h_n)